Hadapi 124 Titik Kekeringan, Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air Bersih

Terkini 05 Aug 2026 06:22 1 min read 93 views By Nike

Share berita ini

Hadapi 124 Titik Kekeringan, Pemkab Bekasi Salurkan 3,6 Juta Liter Air Bersih
Kebutuhan air bersih warga kabupaten bekasi

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi mencatat hingga Minggu (2/8/2026) pukul 22.00 WIB, terdapat 124 titik lokasi di wilayahnya yang mengalami krisis air bersih akibat kemarau panjang. Dampak kekeringan menyebar di 25 desa dari 9 kecamatan, dengan 19 desa di wilayah selatan dan 6 desa di bagian utara Kabupaten Bekasi.

Bencana ini berdampak luas pada 14.801 Kepala Keluarga atau sekitar 45.816 jiwa warga. Selain kebutuhan rumah tangga, kekeringan juga merusak lahan pertanian seluas 3.002 hektare yang tersebar di 52 desa dan 15 kecamatan.

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus bergerak cepat bersama berbagai pihak terkait menyalurkan bantuan air bersih. Hingga tanggal 2 Agustus 2026, total bantuan yang telah disalurkan mencapai 3.600.300 liter untuk 25 desa terdampak.

Bantuan tersebut merupakan hasil sinergi lintas pihak:

- BPBD Kabupaten Bekasi: 1.353.000 liter
- Perumda Tirta Bhagasasi: 1.155.000 liter
- PMI Kabupaten Bekasi: 720.000 liter
- Yayasan SCK: 160.000 liter
- Baznas: 80.000 liter
- BBWS Ciliwung Cisadane: 40.000 liter
- PT Deltamas: 33.000 liter
- BBWS Citarum: 16.000 liter
- PT Hyundai: 12.000 liter
- PT Ejip: 10.000 liter
- Yayasan BMI: 8.000 liter
- CSR Jababeka: 8.300 liter
- DPC Gamki: 5.000 liter

Wilayah terdampak paling parah adalah Kecamatan Bojongmangu dengan 39 titik di 6 desa, diikuti Kecamatan Cibarusah 36 titik di 5 desa, serta Kecamatan Serang Baru 21 titik di 6 desa.

Pemerintah daerah memastikan pendistribusian air bersih akan terus berjalan hingga kondisi ketersediaan air di lokasi terdampak membaik.

 

Komentar (0)

Belum ada komentar.

PT. BERINDONEWS SEJAHTERA MANDIRI

Recent Articles

Popular Articles